Minggu, 06 Juli 2014

SHONICHI ( Tentang Kerasnya Meraih Impian ) "Chapter 1"


CHAPTER 1
THIS IS 48 SCHOOL
 

*** Akhirnya karena takut kena hukuman seperti Zee, X3 pun kembali kekelas mereka. Tapi sebelum mereka pergi, Kinal memberikan isyarat kepada Naomi yang isinya menantang untuk melanjutkan peperangan mereka saat pulang sekolah nanti, sayangnya hal itu tak disadari oleh Melody dan Naomi yang mengerti isyarat tersebut dengan santainya tersenyum tanda setuju. Entah apa yang akan terjadi, yang pasti aku, Barry dan Shofa tak ingin ikut terlibat lagi ***

Chapter 1
THIS IS 48 SCHOOL

Hari ini cuaca begitu cerah, sinar mataharipun begitu indah bersinar. Meski agak malas karena susana liburan yang masih berbekas, kulangkahkan kakiku menuju Sekolah. Sebuah Sekolah Elite di sudut kota Jakarta, yang para siswanya dikenal masuk jajaran siswa berprestasi seJakarta dan juga anak para Pengusaha Pengusaha besar. Betapa beruntungnya aku bisa masuk kesekolah ini, tapi terkadang keberuntungan itu berubah menjadi bencana seketika bila kuingat aku harus bersekolah dengan segerombolan anak anak yang terkadang lebih mengedepankan Popularitas mereka dan tak segan menindas para murid yang dianggap kurang Populer. Oia perkenalkan, Namaku Yudha, Januar Permana Yudha, aku duduk di bangku kelas XII, aku memang bukan murid yang begitu populer disekolah, apalagi aku hanya berasal dari golongan keluarga biasa yang masuk kesekolah ini karena Beasiswa. Meski begitu aku tak pernah takut kehabisan uang atau kalah saing dengan murid lain, karena dengan otakku yang encer aku sangat diandalkan oleh mereka yang memang daya tangkap pelajarannya kurang. Setiap tugas yang mereka berikan padaku selalu kukerjakan dan sebagai imbalannya mereka akan memberikan apapun yang kuminta, mulai dari uang, sampai gadget terbaru yang tak mampu kubeli. Selama caranya Halal tentunya bukan masalahkan? Sedang asyik berjalan tiba tiba sebuah mobil berhenti tepat disampingku.

“ Eh Curut tumben loe jalan kaki, motor loe kemana?” Kata Shofa
“ Iye, melas amat sih! Dijual buat biaya liburan ya?” Kata Barry
“ Ehhh anak kampret, bukan ajakin gue nebeng malah ngeledek!” Kataku
“ Lagi emang motor loe kemana?” Kata Barry
“ Masuk bengkel, servis rutin, hari ini jadwalnya!” Kataku
“ Yaudah ayo masuk!” Kata Shofa

Aku segera masuk kemobil milik Shofa, Shofa dan Barry adalah sahabatku dari kelas X, kami trio yang cukup aneh, karena kami meliliki karakter dan kepribadian yang amat berbeda satu sama lain, tapi meski begitu hubungan kami bertiga sangat akrab sebagai sahabat. Mobil terus melaju menuju kesekolah dan tak lama kamipun sampai. Kami segera menuju kekelas, tapi saat dikoridor Shofa menghentikan langkah kami. Awalnya aku merasa bingung, tapi tak lama aku sadar tak jauh didepan kami ada salah satu Genk Paling Populer disekolah kami, mereka adalah The Zee, mereka berisikan 6 orang anggota, Pertama ada ketua mereka Kinal yang merupakan sosok paling vital di grup ini, lalu Sendy yang ternyata dibalik sikap anggunnya dia adalah penyuka lagu dangdut, Nabilah yang terkenal paling muda di grup dan paling nyablak, ia juga penyuka musik cadas, Ayana si tukang tidur yang memiliki wajah polos dan suka tertawa juga terkadang lemot, Shania si Miss Ferfect yang selalu menginginkan segalas sesuatunya sempurna, dan Haruka Siswa baru pindahan dari Jepang yang polos dan kadang lemot.

“ Mampus... Asli mampus!” Kata Shofa
“ Kenapa sih loe?” Kataku heran
“ Tau nih, ada apaan sih?” Kata Barry
“ Kalian lupa kejadian waktu sore pas sebelum kita liburan sekolah?” Kata Shofa
“ Bentar.... oooo yang Zee Ribut Sama X3 itukan? Kataku
“ Nah, Cuma kita saksinya!” Kata Shofa
“ Terus Kenapa?” Kata Barry
“ Gw denger sekarang si Ketua Osis Killer Melody sama Wakilnya Ve lagi nyari siapa pelaku perusakan ruang osis!” Kata Shofa
“ Hubungannya sama kita apaan?” Kataku
“ Kita adalah saksi kunci saat mereka ribut sama X3 dan akibatnya ruangan Osis ancur!” Kata Shofa
“ Kalo gitu cabut, cabut, cabut, serius mendingan cabut!” Kata Barry

Untuk mencegah hal hal yang tidak diinginkan kamipun berusaha untuk menghindari mereka, tapi sebelum kami sempat melakukannya, Kinal dengan lantang memanggil nama kami meski status mereka adalah adik kelas kami.

“ Yudha, Shofa, Barry!!! Mau kemana loe semua?” Kata Kinal
“ Sialan ketauan kan kita” Kataku
“ Loe mau beresin masalah sekarang atau kita jamin hari ini adalah hari terakhir kalian sekolah” Kata Sendy

Suasana dikoridurpun mendadak hening, Siswa lain hanya berani melihat dan sebagian lagi memilih untuk menyingkir. Kami bertiga membalikan badan kami, benar benar hari pertama sekolah yang sial buatku, andai saja mereka bukan kumpulan anak anak pejabat penting disekolah ini pasti sudah ku hajar mereka satu persatu. Apa sulitnya menghajar adik adik kelas perempuan ini, meski kecantikan mereka diatas rata rata siswa disekolah ini, tapi untuk kami bertiga mereka adalah musuh utama yang harus dibasmi. Akhirnya kamipun memasang muka polos dan pura pura tidak tau atas kejadian yang kami lihat waktu itu.

“ Ehhh... Kinal ada apa nih?” Kataku
“ Pake nanya lagi! Kalian bertiga mendingan ikut kita sekarang! Kata Kinal
“ Tapi Nal 10 menit lagikan kita masuk kelas!” Kata Shofa
“ Nah itu dia, nanti aja ya jam istirahat” Kata Barry
“ Iya betul 10 menit lagikan kita masuk kelas” Kata Haruka dengan logat Jepangnya
“ Gue gak mau tau! Ini lagi Haruka, udah diem aja” Kata Kinal
“  Tau, udah seret aja seret, hahahaha” Kata Nabilah
“ Buset bil, diseret? Iya iya kita ikut deh!” Kata Barry

Kami bertiga akhirnya mengikuti mereka ketempat yang selama ini dijadikan markas The Zee, mereka benar benar sukses membuat kami seperti kerbau dungu yang dicokok hidungnya. Semua murid yang melihat kami lewat hanya bisa melihat sambil berbisik, karena mereka juga tak mau membuat masalah dengan The Zee, sekali mereka terlibat masalah dengan gerombolan ini sama saja berarti mereka telah membuka pintu menuju neraka sekolah, apalagi jika mereka hanya murid biasa seperti kami bertiga. Sesampainya disana pintu langsung mereka tutup, kami didudukan di bangku, persis seperti tahanan yang akan di introgasi.

“ Ehhh... Jangan fikir kita gak tau ya kelakuan kalian bertiga waktu kita ribut sama X3!” Bentak Kinal
“ Tau, kalian fikir kami gak liat! Kata Shania
“ Emang kalian liat apa dari kita?” Kata Barry
“ Wahh... malah ngajak bercanda ini anak! Udah siksa aja siksa!!!” Celetuk Nabilah
“ Ehhh tardulu dong, emang kita salah apa? Kita gak tau apa apa” Kataku
“ Iya emang mereka salah apa?” Kata Haruka
“ Ihhh Haruka diem dulu deh!” Kata Sendy
“ Bentar Nal, buktinya apa kalo kita terlibat?” Kata Shofa
“ Majalah ini jelas bukti kalo kalian ada dilokasi saat itu” Kata Kinal

Sebuah majalah pun dilemparkan ke meja didepan kami, majalah tentang sepak bola yang terbit seminggu sekali yang biasa dibeli Barry. Jelas kami tidak bisa mengelak, disitu ada tanda tangan milik pemain Timnas yang jadi Idola Barry plus tulisan yang tertera jelas di sampul majalah yang isinya “Buku ini milik GanbaBarry”.

“ Yaelah.... penyakit dah!” Kata Shofa
“ Kok bisa sih loe tinggal? Pake loe tulisin milik GanbaBarry segala lagi” Kataku
“ Lupa gue, pantesan gue cariin gak ada!” Kata Barry
“ Nah sekarang mau ngelak gimana lagi loe?” Kata Kinal
“ Udah Nal, Abisin aja ni anak!” Kata Shania
“ Iya udah hajarrr aja hajarrr.. kita kerjain abis abisan! hahahaha” Kata Nabilah
“ Oke! Dari pada jadi masalah, mending kita abisin sekarang biar gak buka mulut” Kata Kinal

Kami bertiga sudah pasrah menerima apapun yang akan mereka lakukan, yang pasti ini akan jadi hari bersejarah dimana kami bertiga harus dikerjai abis abisan oleh adik kelas kami sendiri. Tapi ketika mereka akan mengerjai kami tiba tiba Brrakk.....!!! pintu terbuka dengan keras, dan saat kami menoleh ternyata itu adalah Melody dan wakilnya Ve.

“ Kalian tau ini jam berapa? Kenapa belum masuk kelas?” Kata Melody
“ Heh...sopan ya loe maen masuk aja tanpa permisi!” jawab Kinal
“ Gue ketua Osis disini dan gue berhak negakin peraturan!” Kata Melody
“ Jadi mending kalian ikut kita kelapangan untuk dihukum atau kami mesti bilang kepala sekolah?” Kata ve
“ Sialan pilihannya cuma itu lagi nal, gimana dong” kata Shania
“ Oke, kali ini kalian menang! Tapi awas lain kali” Kata Kinal
“ Oiya? Uupppsss... gw takut! Kata Melody

Akhirnya sementara kami selamat dari hukuman The Zee, tapi tak bisa lolos dari si Ketua Osis dan wakilnya yang berwajah cantik namun dikenal killer, terutama bagi para pembuat Onar seperti The Zee dan X3. Melody memang dikenal sebagai ketua Osis paling tegas dan sukses sepanjang sejarah sekolah, ia juga diklaim sebagai Ketua Osis paling cantik sepanjang sejarah sekolah. Apalagi kinerjanya ditunjang Ve wakilnya yang juga tak kalah cantik dan lebih feminim tapi ia adalah otak dibalik semua hukuman yang ditakuti oleh semua murid disekolah, tak terkecuali The Zee dan X3 yang lebih mirip anak ayam yang tak bernyali jika berhadapan dengan mereka berdua.

“ Akhirnya kita lolos ya dari Zee, tapi kena sama dua Killer!” Kata Barry
“ Ini sih sama aja masuk kandang macan keluar kandang singa” Kata Shofa
“ Terbalik!” Kataku
“ Heh, ngobrol aja! Inget ya kalian masih ada masalah sama kita” Kata Shania

Sesampainya dilapangan Melody meminta kami untuk berjajar, dan saat ia melihat kami satu persatu sepertinya ia merasa ada yang aneh, lalu bertanya pada Ve. Begitupun Ve yang juga nampak keheranan melihat kami.

“ Oia, kenapa The Zee Cuma berlima? mana satu orang lagi?” Kata Melody
“ Mana gue tau!” Kata Kinal
“ Sebentar, kayaknya Ayana nih yang ilang, kemana itu anak?” Kata Ve
“ Ehh... Yaudah gue aja yang cek!” Kata Sendy
“ Enak aja, yang ada loe gak akan balik lagi. Yud loe aja yang pergi” Kata Melody
“ Yah kok gue Mel?” Kataku
“ Atau mau hukuman loe gue tambah?” Kata Melody

Dengan malasnya akupun kembali ke markas The Zee, berurusan dengan mereka aja belum selesai, sekarang aku malah disuruh untuk menjemput salah satu anggota mereka di markasnya. Fikiran aneh aneh mulai menyapaku, mulai dari aku yang akan ditahan disana untuk bahan tebusan Anggota Zee yang sedang dihukum atau malah aku yang akan di kerjai habis habisan lalu balik di tinggal. Tapi bagai mana lagi, dari pada hukumanku ditambah. Sesampainya disana aku langsung mencari Ayana, anggota Zee yang paling mudah tertawa dan susah untuk berhenti jika sudah tertawa dan mudah tertidur dimana saja ketika ia merasa ngantuk.

“ Mana itu anak? Kok gak ada?” Gerutuku dalam hati.

Tapi tak lama aku menemukannya sedang tertidur di salah satu kursi yang teletak di pojok ruangan, pantas saja ia tak datang kelapangan. Aku juga baru sadar ternyata ia tak ikut mengintrogasi kami tadi karena tertidur, dan karena saking takutnya kami bertigapun tak sadar akan hal itu. Tapi saat aku mendekatinya entah kenapa aku baru tersadar jika Ayana memiliki wajah yang manis bahkan diantara anggota Zee lainnya, sesaat langkahku terhenti, mataku tak bisa lepas dari wajah anggota Zee yang kadang lemotnya bisa melebihi Haruka ini.

 “wajahnya sih polos tapi kenapa harus ikut gabung sama Zee? “ Fikirku.

Tapi saat aku sedang memandangi wajahnya secara tak sengaja aku menendang meja disamping ku dan suaranya membuat Ayana terbangun.

“ Lohhh kamu ngapain disini? Yang lain mana?” Kata Ayana
“ Yehhh gue suruh ngejemput loe, tadi Melody kesini dan ngehukum anak anak karena bolos jam pelajaran pertama” Kataku
“ Terus sekarang pada kemana?” Kata Ayana
“ Dilapangan noh, ayo kesana” Kataku
“ Ngapain?” Kata Ayana
“ Ya ampun ayy, loe tuh kalo lemot kadang berlebihan deh, ya kita dihukum sama Duo Killer itu” Kataku
“ Ohhh... hehehehe” Kata Ayana yang malah tersenyum

Seketika ingatan burukku tentang Jungkies menghilang saat kulihat manis senyuman dari cewek bermata sayu ini, tapi sedang asik asiknya berjalan dikoridor, ingatan buruk itu muncul lagi saat ayana berbalik menghadapku dan mengancamku untuk tidak bilang kalo ia tertidur.

“ Awas ya kalo kamu bilangin aku tadi ketiduran!” KataAyana
“ Iyaa deh iyaa” Kataku

Lalu kami pun melanjutkan perjalanan kami, saat sampai dilapangan Melody langsung menegur ayana.

“ Abis dari mana loe?” Kata Melody
“ Tadi emmm aku abiss eeemmm dari kamar mandi ka Imel tanya aja Yudha” Kata Ayana
“ Bener Yud?” Kata Melody
“ Emmm.... Eee....” Kataku

Dan tanpa sadar Ayana menginjak kakiku sehingga sambil menahan sakitpun aku menjawab Iya.

“ Oooo... Gue fikir loe ketiduran” Kata Melody
“ Nggak dong kak Imel, aku mana pernah begitu hehehehe” Kata Ayana
“ Yaudah masuk barisan jangan senyam senyum aja kamu!” Kata Ve

And The Nightmare Begin! Hukumanpun dimulai, hukuman yang bahkan bukan disebabkan oleh ulah kami sendiri. Saat itu jujur saja kekesalanku kepada Zee makin bertambah, tapi entah kenapa dibalik rasa kesalku sesekali senyuman dan wajah Ayana malah sering terbayang olehku. Hukumanpun dimulai, kami harus berdiri menghormat bendera sampai jam istirahat tiba, itu artinya hampir 2 jam. Tak sampai disitu, kami dilarang berbicara apapun dan bergerak selama kami menjalani hukuman, benar benar seperti patung. Dan yang paling parah adalah saaat gerombolan X3 lewat depan kami.

“ Ehh,,, Bentar deh, itu Zee lagi dihukum Duo Killer ya?” Kata Sinka
“ Ihhh iyaaa lucuk ya mereka lucuk! Hahaha” Kata Yuvi
“ Hah... Zee emang gak lebih dari Genk yang gak becus bikin onar, buktinya dia ketangkep sama Duo Killer” Kata Naomi
“ Yesss yess i’am so agree with you” Kata Della
“ Artinya emang loe ngerti?” Kata Rona
“ Noo no i’am no ngerti sebenernya, pokoknya itulah!” Kata Della

Kehadiran X3 ternyata disadari kapten Zee Kinal, ya Musuh mereka dari kelas X yang tak lain adalah adik kelas mereka, deretan siswa baru yang tak mau kalah populer dan akhirnya menciptakan sebuah Genk bernama X3. Soal kecantikan mereka tidak perlu ditanya, hanya mereka lah yang mampu menyaingi Zee baik dari segi popularitas, kekayaan maupun kecantikan para anggotanya. Tapi meski begitu kedua genk yang sering berseteru ini sama sama punya kesamaan yang ditakuti murid murid lain bahkan kaka kelas mereka sekalipun yaitu suka berbuat Onar. X3 diketuai oleh Naomi yang merupakan otak terbentuknya X3, dan beranggotakan Sinka adiknya yang tak kalah polos dan lucu dari Ayana dan Haruka, lalu ada Rona Anak rockernya X3 yang merupakan saingan dari Nabilah di Zee, Lidya yang Juteknya jadi bahan masalah utama Shania, Yuvi yang menggemaskan, dan Della anggota yang paling sering berbicara Bahasa Inggris meskipun kadang belepotan. Tapi sama seperti anggota Zee, dibalik wajah manisnya mereka punya sisi lain yang membuat mereka disegani disekolah. Selain tentunya mereka adalah anak petinggi petinggi dan pejabat pejabat besar.

“ Sialan Gerombolan anak baru mau kemana lagi?” Kata Kinal
“ Jangan jangan mau ngeledekin kita” Kata Ayana
“ Wahhh... masih belum puas juga mereka nyari masalah sama kita!” Kata Shania
“ Ahhh.udah ayo samperin aja! Ayooo...” Kata Nabilah
“ Ehhh jangan dulu kitakan lagi dihukum” Kata Ayana
“ Iya juga sih! Awas aja kalo ini udah selesai...” Kata Kinal

Mendengar percakapan mereka aku, Barry dan Shofa sedikit bernafas lega, setidaknya sepertinya mereka sudah melupakan masalah mereka dengan kami, dan lebih memilih melanjutkan perang dengan X3. Tapi ternyata perang akan pecah lebih awal, bahkan sebelum hukuman ini selesai karena Geng X3 malah menghampiri kami dilapangan yang artinya sama saja menantang Zee untuk melanjutkan keributan.

“ Wahh wahh wahhh lihat siapa yang lagi kena hukum?” kata Naomi
“ Hahahahaha..... kenapa kaka kelas kita yang sok populer ini?” kata Lidya
“ Eh! Gak usah pada banyak omong ya loe semua!” kata Kinal
“ Tau nih, loe semua nantangin ribut? Kalian fikir kita takut?” kata Shania
“ Ehhhh udah dong kita lagi dihukum kan, nanti kalo Melody sama Ve tau gimana?” kataku
“ Diemmm....” kata Kinal dan Naomi bersamaan
“ Ahhh loe sih ikutan aja! Biarain aja dodol!” kata Shofa
“ Tau, nyari masalah aja loe!” kata Barry

Aku akhirnya memilih untuk diam dan membiarkan dua Genk ini saling melempar ejekan, dan makin lama suasana makin memanas, Zee yang dihukum seolah lupa jika mereka tidak boleh bergerak dan berbicara. Tapi itu tak bertahan lama sebelum akhirnya Melody dan Ve mengetahui hal tersebut dan langsung menghampiri kami.

“ Zee, kalian taukan harus apa? Inget hukuman kalian kan?” kata Melody
“ Ehhh.. Mel asal loe tau ya, gerombolan anak baru sialan ini yang mulai!” kata Kinal
“ Hah enak aja, emang dasar aja kalian Genk yang gak becus bikin onar, giliran udah kena hukum aja pake nunjuk orang lagi” kata Naomi
“ Diem! Berisik aja... terus kalian juga ngapain lagi X3 ada disini? Bukannya ini masih jam pelajaran?” kata Melody
“ Ya kitasih gak sengaja aja lewat dan liat kaka kaka kelas tercinta ini dijemur, ya kita pengen tau dong!” kata Naomi
“ Ahhh.. yes yes thats right, itu kanan!” Kata Della
“ Ooo... jadi kalian pingin ikutan kita jemur juga? Boleh kok boleh! kata Ve
“ Nggak kok nggak, yaudah kita mau balik lagi kekelas!” kata Yuvi

Akhirnya karena takut kena hukuman seperti Zee, X3 pun kembali kekelas mereka. Tapi sebelum mereka pergi, Kinal memberikan isyarat kepada Naomi yang isinya menantang untuk melanjutkan peperangan mereka saat pulang sekolah nanti, sayangnya hal itu tak disadari oleh Melody dan Naomi yang mengerti isyarat tersebut dengan santainya tersenyum tanda setuju. Entah apa yang akan terjadi, yang pasti aku, Barry dan Shofa tak ingin ikut terlibat lagi.

Selang beberapa lama kemudian hukuman kamipun selesai, aku sudah seperti kerupuk yang siap digoreng, berdiri berjam jam tanpa boleh bergerak memang terlihat sepele tapi untukku yang tak pernah bermasalah sejak masuk sekolah ini sangat menjengkelkan sekaligus memalukan, aku benar benar harus melakukan serangan balik pada Zee dan mereka harus membayar semua ulah mereka. “Tapi Ayana?” tiba tiba sosoknya seolah mengganjalku untuk membalas dendam pada Zee. Peperangan kini juga terjadi di hatiku, antara harus membalas dendam pada Zee atau aku harus membuang dendamku pada Zee demi sosok Ayana. Entah lah yang jelas jam pelajaran terus berlalu satu demi satu.

*** Dikantin Sepulang Sekolah**
Setelah pagi yang cukup sial bagi aku, Barry dan Shofa memutuskan untuk tidak langsung pulang setelah jam pelajaran usai, kami memilih pergi kekantin sekolah, disana hanya ada beberapa siswa yang ikut Eskul dan kebetulan masih belum dimulai.

“ Kalo aja itu majalah gak ketinggalan” Kata Shofa
“ Seenggaknya tulisan milik GanbaBarrynya itu yang bikin kita ketauan” kataku
“ Iya deh maaf, lagian kita juga gak sengaja kan ngintip mereka!” kata Barry
“ Kita harus bales Zee, apapun caranya Melody harus tau mereka biang keroknya” kata Shofa
“ Bener, biar mereka tau rasa! Kalo perlu di DO aja dari sekolah” kata Barry
“ Jangan dong, kalo dikeluarin dari sekolah kasian dong mereka?” kataku
“ Gimana apanya? Loe kenapa? Bukannya selama ini loe dendam banget kemereka!” kata Shofa
“ Jangan bilang kalo loe sekarang takut kehilangan mereka, kenapa Yud? Cewek lagi?” kata Barry

Sejenak aku terdiam, aku tak ingin kalo mereka tau aku suka salah satu anggota Zee, Ayana. Aku terus berfikir agar mereka tidak curiga, karena jika Zee dikeluarkan dari sekolah sama saja aku juga membuat Ayana pergi.

“ Woyyy jawab, loe gampang ketebak Yud, loe itu gak bakal berani nyakitin atau bikin malu cewek yang loe suka” kata Shofa
“ Iya, jangan bilang loe suka sama salah satu anggota Zee, inget mereka emang cantik tapi kelakuan mereka adalah bencana buat kita!” kata Barry
“ Buuu bukan itu, guee.. gue cuma gak mau kalo kita kenapa napa, seenggaknya Zee udah tau kalo kita saksi kunci, kalo Melody sampe tau hal ini, kita akan lebih abis sama Zee” kataku
“ Bener juga! Tapi gak papa yang pasti kita akan terus cari cara buat tendang mereka dari sekolah ini” kata Shofa
“ Nahh.. bener banget tuh!” kata Barry

Akhirnya mereka percaya alasanku, hampir saja mereka tau soal perasaanku ke Ayana, setidaknya derngan begitu mereka tak akan melaporkan kejadian waktu itu ke Melody yang artinya untuk sementara Zee bisa aman dari Ancaman DO dari sekolah. Akupun mengajak Mereka pulang, takut mereka membahas lagi soal cara mengeluarkan Zee dari sekolah. Tapi ketika kami sedang berjalan menuju keparkiran, suara ribut ribut mengagetkan kami. Dan ketika kami cari tau sumbernya, ternyata Zee dan X3 benar benar melanjutkan perang mereka.

“ Gila mereka serius perang lagi?” kata Barry
“ Cabut yuk, dari pada ketauan mereka lagi” kataku
“ Bentar, kita bikin mereka kapok kali ini, gue ada ide” kata Shofa
“ Maksud loe?” kataku
“ Udeh loe pada diem aja dan kita gak akan ditindas mereka lagi” kata Shofa

Aku dan Barry tak tau apa rencana Shofa, tapi apapun itu aku sejujurnya takut akan membuat Zee tertimpa masalah lagi, kamipun mengambil tempat yang aman dan bersembunyi namun tetap dapat melihat mereka dengan jelas.



~~~ Besambung ~~~ 

Sabtu, 29 Maret 2014

Kalakuan Ngaco Anggota BRT_Operation


Kalo gak seru, Kalo gak gila, Kalo gak asik, Bukan BRT_Operation namanya, dan ini adalah kompilasi kelakuan ngaco para admin dan owner di BRT_operation. Gak percaya? Cekibroottttt....

BRT_Operation Parody "Wotagei VS Oplosan"


Lagi lagi keisengan para anggota BRT_Operation membuahkan sebuah karya gila namun tetap menghibur, ya mungkin sebelumnya tak pernah terbayang jika Wotagei bisa dipadukan dengan goyang oplosan. Tapi kami merealisasikanya. Semoga dapat menghibur.... ^_^

#BRTGoesToKarawang Part II


Setelah sukses dengan Tour pertama mereka yang bertajuk #BRTGoesToKarawang kini para anggota BRT_Operation kembali menyambangi kediaman Owner BRT_AyanaOShi. Apa saja ulah yang dibuat para anggota BRT_Operation dan Komplotannya? Cekibrooottt.... 

#BRTGoesToKarawang Part I


Untuk Merayakan Ultah Owner BRT AyanaOshi, beberapa perwakilan dari BRT_Operation pun menghadiri undangan dari Owner BRT_AyanaOshi. Tapi mereka tak hanya sekedar jalan jalan saja, ada banyak hal seru yang mereka temukan di Karawang. Apa aja? Cekibroootttt.. #BRTGoesToKarawang Part I

Kamis, 20 Maret 2014

BRT_Operation ( Gath Road To MANAGU HS Event )


BRT_Operation lagi siap siap nih untuk meramaikan HS Event, Merekapun menggelar Gath mereka di P2 FX Sudirman, seperti apa kehebohan mereka. Yuk lets Cek This Out! #BRTOperation




Minggu, 23 Februari 2014

PLUS MINUS JADI SEORANG WOTA


Akhir akhir ini nama JKT48 makin sering menghiasi layar kaca, baik itu sebagai bintang iklan maupun penampilan mereka di acara musik. Hal inipun disinyalir sebagai penyebab makin menjamurnya jumlah Fans mereka. Dari sabang sampai merauke berjajar pulau pulau *eh kok jadi nyanyi? maksudnya dari sabang sampai merauke hampir setiap daerahnya pasti ada Fans JKT disana, ini bisa dibuktikan dengan banyaknya FanBase yang mengatas namakan region daerah mereka. Bayangin aja kalo Fanbasenya aja udah ngejamur gimana Fansnya? tapi dibalik membludaknya jumlah Fans dari JKT48 ini ternyata ada sisi Plus dan Minusnya juga lho jadi seorang FansJKT48 yang katanya paling gak mau kalo disebut WOTA padahal dalam hati kecilnya berharap dipanggil WOTA. Apa aja sih Plus dan Minusnya jadi Fans JKT48, ini dia mimin hadirkan untuk kamu semua PLUS MINUS SEORANG WOTA versi BRT_Operation.

SISI PLUS


1. Dikenal Sebagai Fans Berkantong Tebal 
Dunia Idoling itu emang keras, emang mahal, dan ini sudah menjadi realita dikalangan para FansJKT48, gimana enggak, bayangkan saja setiap tiket Theater bisa mencapai harga Rp 100.000 dan ini belum termasuk aksesoris seperti LS, Kaos, Topi, Sweater, atau PP dengan harga yang waw yang biasanya menjadi ciri khas dari Fans JKT48. Bisa dibayangkan berapa banyak uang yang harus di keluarkan oleh setiap Fans JKT48, ini belum termasuk biaya pengeluaran untuk jajan, uang jalan atau Event sepeti HS atau mungkin Twoshoot dengan member pujaan. Meski begitu para FansJKT ini seperti tak pernah kehabisan uang untuk memuaskan hasrat mereka, ini bisa dibuktikan dengan hampir tak pernah sepinya theater JKT48 yang digelar setiap hari, belum lagi hampir setiap JKT mengadakan Event pasti penuh dengan Fans mereka. Ini mungkin berbanding terbalik dengan kebanyakan Fans dari grup band atau girlband lain yang lebih dulu hadir menghiasi blantika musik tanah air. Tak heran jika Fans JKT ini dikenal sebagai Fans dengan kantong yang tebal, karena berbagai alasan atas.


2. Punya Basis Fans Yang Besar
JKT48 memang bisa dibilang Fenomena baru di dunia musik Indonesia, dengan konsep IDOL YOU CAN MEET, mereka berhasil menarik Fansnya dengan konsep yang baru dan berbeda dari kebanyakan BoyBand/GirlBand yang sempat booming. Namun Setelah JKT48 muncul, Fenomena K-Pop yang pernah melanda Indonesia beberapa waktu lalu kini perlahan mulai menghilang dan berganti J-Pop yang sukses di bawakan JKT sebagai IDOL GROUP pertama di Indonesia. Nah karena konsep yang baru dan beda yang mereka tawarkan, Jumlah Fans pun kian meledak dan menjamur ditiap harinya, Jika diawalnya JKT hanya dikenal dikalangan Fans AKB48 di Indonesia atau mungkin hanya di daerah  Jakarta dan sekitarnya saja, kini Fans JKT sudah menyebar sampai kepelosok sekalipun. Maka dari itulah JKT48 Dikenal memiliki basis Fans yang besar dan tersebar di tiap daerah meskipun JKT48 baru hadir di Indonesia sekitar 2 tahun.


3. Dikenal Kreatif
Fans JKT48 juga dikenal sebagai Fans yang kreatif, dan Expresif. Gak percaya? coba deh buka situs youtube, begitu banyak Video dari Fans JKT mulai dari Video Cover lagu, lagu ciptaan untuk oshinya, atau gabungan foto member yang dibentuk menjadi Video. Tak cuma sampai disitu, para fans JKT48 juga punya gerakan sendiri yang biasa mereka sebut WOTAGEI, belum lagi hasil Fanart dan Fanfict yang sering para FanBase atau Fans Share di Blog atau Twitter milik mereka. Jika kita perhatinkan Fenomena ini justru baru muncul ketika JKT48 hadir. Nah maka dari itu JKT48 dikenal memiliki Fans yang kreatif.


4. Bangga Dengan Status Jomblo
Untuk sebagian besar orang, Status jomblo itu memang bisa dibilang adalah salah satu hal yang harus di simpan rapat rapat. Belum lagi perasaan iri yang kian menyayat hati jika malam minggu tiba, dimana para Jombloers hanya bisa melewati malam yang sepi dan sunyi tanpat kekasih hati *ehhh kok jadi kayak lirik lagu! ini berbanding terbalik dengan sebagian Fans JKT yang justru menganggap jomblo itu bukanlah suatu masalah, bahkan terkadang lebih bangga dengan status jomblonya. Loh kok bisa? menurut hasil survey 78.8% Fans JKT48 itu bersatus Jomblo dan mereka sepertinya tak begitu memusingkan status kejombloannya. Kereennn kan? 


5. Punya Idola Yang Bisa Ditemui Tiap Hari
Di Indonesia mungkin JKT48 adalah satu satunya dan yang pertama kali mengenalkan konsep IDOL YOU CAN MEET, dimana para Fansnya bisa menemui Idolanya setiap hari. Ini tentu saja menjadi kebanggan bagi para Fans JKT, karena setidaknya mereka bisa bertemu dengan IDOLAnya kapanpun mereka mau dan hal ini juga yang membuat hubungan antara JKT48 dengan para Fansnya menjadi dekat. Hal ini pulalah yang tidak dimiliki oleh BoyBand atau GirlBand lain di Indonesia saat ini.


6. Kekompakan Antar Para Fans
Tak hanya dikenal dengan jumlah Fans yang banyak, JKT juga dikenal dengan Fans yang Kompak, Ini bisa dibuktikan dengan ramainya event yang mereka gelar, dan saat JKT48 ferform para Fansnya pasti melakukan Chant tanpa mesti dikomandoi. Tak hanya itu, Fans JKT juga beberapa kali sukses menggalang dana untuk korban bencana, dan dalam proses penggalangan tersebut melibatkan Fans JKT baik sebagai penyelenggara ataupun sebagai donatur.


7. Berasal Dari Semua Kalangan Dan Umur
Nah FansJKT juga memiliki keunikan tersendiri lho, yakni mereka berasal dari berbagai kalangan dan umur, mulai dari anak SD sampai Karyawan Kantoran, dari mulai anak tukang traktor sampai anak kontraktor, semuanya lengkap deh, dan lebih hebatnya lagi mereka berbaur menjadi satu tanpa ada batasan usia maupun status sosial. 

SISI MINUS


1. Dikenal Alay Dan Kadang Anarkis
Karena banyaknya Akesesoris yang biasa di gunakan FansJKT48 atau kalangan Wotalaynya JKT48, maka cap Alay pun akhirnya merembet ke semua Fans JKT48. Yaps, terkadang ada beberapa orang yang mengaku Fans JKT tapi entah saking cintanya pada JKT atau memang ingin terlihat berbeda sendiri di banding Fans lainnya, maka terkadang ia terlalu berlebihan baik itu soal penampilan atau dalam hal idoling. Tak hanya itu, kadang Fans JKT48 juga harus tercoreng dengan mudahnya terpancing oleh hal hal yang berbau merendahkan JKT48 atau Oshi mereka, dan gelar ini sepertinya akan sulit hilang sampai para Fansnya mau berubah dan memperbaiki sikap sikap mereka.


2. Dompet Sering Jebol
Yups meski dikenal dengan Fans yang berkantong tebal, tapi tetap saja ada beberapa Fans JKT yang mengaku sering lepas kontrol dalam belanja hal hal yang berbau JKT, mulai dari PP, LS dan Tiket Theater,  terkadang mereka terlalu asyik mengeluarkan uang mereka tanpa sadar jika sebenarnya ini benar benar bisa membuat dompet mereka jebol. Ditambah lagi Fans JKT yang sebagian besar masih berstatus pelajar, maka dalam hal pengelolaan keuangan pun mereka sering kali tidak bisa melakukannya dengan baik, bahkan dalam beberapa kasus terdapat Fans yang rela pinjam uang sana sini hanya demi memenuhi keiinginannya untuk terlihat keren dibanding Fans yang lain, parahnya ia justru malah kebingungan ketika harus membayar hutang hutangnya.


3. Di Cap Maho / Banci
Entah dari mana istilah salah kaprah ini disematkan pada Fans JKT48, banyak orang beranggapan jika seorang cowo itu tak pantas mengidolakan JKT48 dikarenakan para personilnya adalah gadis gadis remaja nan cantik. Padahal jika di fikir lagi cowok yang menjadi Fans JKT adalah cowo yang normal dan tidak ada unsur maho atau Banci sedikitpun, karena wajar saja jika banyak fans JKT48 itu dari kalangan kaum adam, ini dikarenakan mereka merasa lebih seru jika bisa dekat dan bertemu cewek cewek cantik seperti member member di JKT. Tapi sayangnya nasi telah jadi bubur, hingga kinipun masih banyak Fans JKT yang harus menyembunyikan ke Wotaannya karena hal hal salah kaprah yang dialamatkan kepada mereka.


4. Jadi Kenal Istilah Garpu dan Rare
Seiring dengan berkembangnya jumlah Fans JKT, maka makin banyak pulalah Acc Acc Funbase atau FanBase yang tidak jelas di media sosial khususnya Twitter. Yaps, alih alih menshare info terupdate tentang JKT48 dan para membernya, sebagian orang yang tidak bertanggung jawab ini malah sering kali menshare pict pict yang tidak seharusnya di share. Memang sih sejauh ini pict yang diikenal dengan istilah garpu ini masih bermodelkan member member dari AKB yang di jepang sana sudah dilegalkan. Tapi ini Indonesia, negara yang penuh dengan adat budaya timur yang penuh dengan sopan santun. Tak heran banyak yang tadinya tak mengenal istilah Garpu dan rare kini menjadi tau sejak masuk dunia Idoling.


5. Sering Lupa Pacar
Meski rata rata Fans JKT48 itu jomblo, tapi diantara banyaknya para Fans Jomblo pun masih ada beberapa Fans JKT yang juga sudah menjalin hubungan pacaran. tapi kadang bagi mereka yang terlalu serius ngidol kadang kala mereka tak bisa membagi waktu dan akhirnya sang kekasihlah yang harus dikorbankan. Jadi terkadang ngefans JKT itu bisa bikin lupa pacar lho, dan ini serius. Kalo sudah begini maka satu satunya jalan adalah mulai mebatasi diri dan membagi waktu dengan baik agar pasangan kamu juga tak menjadi kecewa dan berujung pada kandasnya hubungan.


6. Patah Hati Berlebih Saat Ditinggal Grade Member
Sudah menjadi rahasia umum dikalangan para Fans jika Gradenya member itu menjadi salah satu bencana atau hal yang paling tak diinginkan. Karena dengan otomatis member yang Grade akan lebih sulit ditemui, tak seperti saat masih di JKT yang bisa ditemui setiap hari. Ditambah informasi pribadi baik dari alamat dan tempat sekolah yang di tutup rapat rapat oleh member dan JOT semakin membuat Gradenya member itu menakutkan. Apalagi bagi para Fans yang memang sudah merasa klop dengan member yang jadi oshinya, ini tentu akan makin membuat Patah hati saat si member Garde. Bahkan menurut pengakuan beberapa Fans yang telah merasakan dittinggal grade, Patah hatinya itu lebih parah dibanding ditinggal oleh sang Pacar. *adeeuhhh adeuuhhh sampe segitunya ternyata.


7. Hilangnya Rasa Malu Di Depan Umum
Jika dilihat dari tingkah polah Fans JKT48, memang tidak semua sih yang yang telah masuk sampai kategori ini, tapi tanpa di sadari justru trend wota yang seolah cuek dan tak merasa malu di depan umum saat mereka bergaya dengan mencolok terus meningkat seiring dengan bertambah banyaknya Fans JKT48. Kini Fans JKT48 terkadang terlalu PeDe dan akhirnya urat malupun putus, mereka kadang malah merasa bangga apabila jadi pusat perhatian didepan umum. Sungguh mengherankan bukan? 

BRT_Operation gathering 12 Januari 2014

ini adalah salah satu gathrering yang di anggap spesial, karena di hari tersebut 2 orang dari anggota BRT_Operation sama sama berulang tahun, lebih spesial lagi karena selain tanggal lahir yang sama ternyata mereka ber2 memiliki oshi yang sama di JKT48 yakni Ayana Shahab. apa sajakah kegilaan dan kehebohan yang akan terjadi? Cekibrot!!! l


Jumat, 31 Januari 2014

ANTARA KAMU DAN SAHABATKU ( A TIRBUTE TO AYANA SHAHAB )

ANTARA KAMU DAN SAHABATKU
( A TIRBUTE TO AYANA SHAHAB )

Pagi itu aku masih tergeletak di atas kasurku meski jam di kamarku sudah menunjukan pukul 06.45, ahhh malas sekali rasanya hari ini, udara pagi yang begitu segar masih saja memaksaku untuk terus memejamkan mataku. Hingga akhirnya....

" anjrit mati gue, hari ini kan hari pertama gue masuk sekolah" kataku yang baru sadar kalo aku kesiangan

aku baru sadar akan hal itu, benar saja aku kesiangan lagi. aku segera bergegas ke kamar mandi, setelah beres, akupun bersiap berangkat kesekolah, dengan tergesa gesa aku berangkat kesekolah, semua kulakukan dalam tempo 10 menit, mulai dari mandi, berpakaian, sampai sarapan. ahhh sungguh ribet duniaku, maklumlah di usiaku yang masih remaja aku seperti sudah tinggal sendiri, karena orang tua ku terlalu sibuk dengan pekerjaannya. oh iya, perkenalkan namaku johan, aku adalah anak tunggal yang lahir dari keluarga berkecukupan sebenarnya tapi terlalu cukup hingga tak ada lebihnya sedikitpun, hahahaha. tapi itu bukan hal yang akan aku ceritakan.

Cerita ini bermula saat pertama aku masuk sekolah setelah libur panjang semesteran, saat sampai di sekolah aku benar benar telat, ya waktu telah menunjukan pukul 07.15. Aku terlambat 15 menit, tapi syukurlah karna ini hari pertama masuk sekolah dan KBM belum di mulai, aku masih aman. Sesampainya di kelas, Anggi sahabatku langsung menghampiriku dengan wajah yang berbinar.

" Ada apa ini anak? tumben sumringah bener" fikirku dalam hati
" Eh jo, lo ketinggalan kabar penting sob!" kata Anggi
" Kabar apaan? heboh bener lo!" kataku
" Ih, ini kabar hot banget, ada anak baru lho di kelas kita" kata Anggi
" Lah terus Hotnya disebelah mana?" tanyaku heran
" Anak barunya tuh cewe terus caem gitu men, parah cantik banget deh, sumpah!" kata Anggi

Sepintas aku tak begitu memperhatikan cerita Anggi, aku langsung menuju mejaku dan tak begitu menghiraukan omongan sahabatku yang agak bawel ini. Dia terus saja berkicau seperti burung yang belum di beri makan, tapi aku hanya menjawab semauku dan itu bukan hal baru buat kami, terutama aku sahabatnya, karna Anggi memang bawel sejak pertama kami bertemu, mungkin bawaan lahir, tapi ahh sudahlah.

Ruang kelas begitu ramai saat itu, suasananya tak jauh beda dengan pasar malam, sungguh mengherankan, mereka ini sudah duduk di bangku kelas XI SMA tapi kelakuannya lebih parah dari anak TK sekalipun, tapi tiba tiba suasana jadi tenang dan mendadak tertib, ya terang saja, Bu Indah datang dengan seorang cewek manis, ini mungkin anak baru yang Angga ceritakan. Ternyata dugaanku benar, ia memang anak baru yang Angga ceritakan.

" Pagi anak anak...." kata Bu Indah
" Pagiii bbuuuuuuu...." jawab semua murid
" Nah kali ini akan ada teman baru yang akan bergabung dengan kelas kalian" kata Bu Indah
" Wihh siapatuh bu, malaikat ya? Cantik banget" celetuk Angga
" Ssstttt... Angga, gak boleh begitu, nah silahkan perkanalkan nama kamu" kata Bu Indah
" Hallo semua, Namaku Ayana, salam kenal..." kata Ayana

Perkenalanpun berlangsung singkat, kini kami tau jika anak baru ini bernama Ayana, ku akui anak ini benar
benar cantik, dengan wajah polosnya, mata sayunya, senyum manisnya, ahh ia benar benar membuatku salah tingkah meskipun ia berdiri beberapa meter didepanku. Belum selesai aku mengagumi sosok manis Ayana, tiba tiba Bu Indah mengagetkanku, ia melihat kursi sampingku kosong, dan ia menyuruh Ayana agar duduk disampingku. Sesaat rasanya jantungku serasa berhenti berdetak, aku seakan tak bisa bernafas, aku tak pernah menduga sosok secantik bidadari ini akan duduk satu meja denganku, ahhh gilaaa..... aku hanya bisa terdiam tanpa bisa berucap. Ayanapun duduk di sampingku, aku hanya bisa terdiam, sesekali aku melirik kearahnya dan saat mata kami bertatapan dan ia tersenyum, rasanya aku ingin mati saat itu juga. hingga akhirnya ia menyapaku untuk mencairkan suasana yang antara kami yang sempat kaku.

" Hi, nama kamu siapa?" kata Ayana
" aaa... aaa.. aaakkkuuu... Johan, salam kenal" jawabku gugup
" Ohh, iya salam kenal juga" kata Ayana
" Kamu pindahan dari mana?" kataku
" Aku... nanti juga kamu tau kok" kata Ayana

Sesaat aku heran, kenapa ia tak mau menjawab pertanyaanku, tapi ah aku juga tak mau menyelidiki terlalu jauh, aku tak mau ia menganggapku kepo, kesan pertama yang gak baik. Waktu pun tak terasa cepat berlalu, aku mulai akrab dengan Ayana, ternyata dibalik sosok cantik ini, ia adalah anak yang lugu, polos, kadang lemot, sekaligus lucu, dan agak sedikit pemalu, tapi yang pasti ia adalah anak yang ramah dan rendah hati.Waktu istirahatpun tiba, aku segera menuju ke kantin dengan sahabatku, Anggi, sepanjang jalan dari kelas ke kantin anggi tak berhenti menanyakan Ayana.

" Ya ampun Anggi, lo baru pertama apa liat cewe cantik?" kataku
" Ah gila, kalo yang ini luar biasa, Per to the  Fect" kata Anggi
" Ahh nenelo Perfect! Eh, lo fikir gue siapanya dia sampe semuanya ditanyain ke gue" kataku
" Kan lo temen semejanya dia" kata Anggi
" Ebuseh, baru itungan jam kelleess... udah ah yuk cabut" kataku
" Kemana?" kata Anggi heran
" Ke kelaslah... yuk ahhh..." kataku

Aku segera menuju kekelas, meskipun waktu istirahat masih cukup lama, aku lupa Ayana tak ku ajak ke kantin, ia anak baru yang mungkin saja lokasi kantinpun masih belum ia ketahui, ahh bodohnya aku. Sesampainya di kelas...

" Alah alah, itu anak kenapa? sakit kali ya? kok tidur?" kata Anggi
" Wah iya tuh Nggi, gimana nih?" kataku
" Apa perlu gue bawa ke UKS terus gue yang nungguin deh" kata Anggi
" Ahhh modus banget itusih, coba cek dulu" kataku

Aku dan Anggi segera menghampiri Ayana, dengan perlahan aku mencoba membangunkannya agar ia tak merasa terganggu atau kaget. Tak lama si gadis bermata sayu ini bangun.

" Wahhh udah abis ya jam istirahatnya" kata Ayana dengan polosnya
" Enggak, masih lama kok, maaf kita bangunin kamu, kita fikir kamu sakit" kataku
" Engak kok, aku gak papa, aku emang suka gini, hehehhehe" kata Ayana
" Wahh.. kamu tuh lucu ya, masa bisa tidur dimana aja" kata Anggi
" Iya, kadang aku juga gak ngerti, aku gampang banget tidur" jawab Ayana

Aku segera menawarkan Jus Mangga yang ku beli di kantin, dengan malu malu Ayana langsung menerima pemberianku. Sejak saat itu hubungan persahabatan antara aku, Ayana dan Anggi makin akrab, kini kami ber3 sudah seperti potongan puzle yang saling melengkapi dan tak seru jika salah satu antara kami ber3 tidak ada. Hari hari terus berlalu, awalnya rasa kagum itu sempat menghilang, mungkin karena aku telah terbiasa dekat dan menganggap Ayana adalah seorang sahabat saja, tapi hati kecilku tak bisa berbohong, aku tak bisa menampik jika aku memang telah jatuh cinta pada cewe cantik bermata sayu ini. Hingga pada suatu hari, Anggi mengucapkan hal yang tak pernah ku duga.

" Sob, kayaknya gue suka deh sama Ayana, tapi gimana ya?" kata Anggi
" Apa nggi?" kataku kaget
" Biasa aja kali tampang lo, gak usah sekaget itu juga, ia lo taukan Ayana sahabat kita tapi gue kok akhir akhir ini kefikiran dia terus ya?" kata Anggi
" Kalo kefikiran sahabat wajar kali, masa gitu doang suka" kataku
" Ini beda, selama kita sahabatan gue gak pernah mikirin loe sampe segininya" kata Anggi
" Dan gue gak pernah berharap difikirin lo sampe segitunya, hahahaha" kataku
" Yaelah ini anak, serius gue, gue suka nih sama Ayana, lo mau tolongin gue kan?" kata Anggi

Belum sempat ku menjawab pertanyaan Anggi, tiba tiba Ayana datang. Seperti biasa ia tampak manis dengan rambut poninya, dengan tatapan polos dari mata sayunya, aku hanya bisa tertegun melihatnya. Entah apakah ia sadar akan betapa cantik dirinya.

" Hayoo lagi  pada ngapain? ngomongin aku yah? kata Ayana
" Ihh engaak kok kamu aja yang geer!" Jawabku
" Tau nih, yeeee..." ledek Anggi
" Hmmhhh biasa aja kali" kata Ayana yang ngambek dan langsung melangkah pergi

kufikir sikap kami berdua takan membuatnya marah, akupun refleks menahan langkahnya, ku tarik tanganya dan saat itu entah kenapa aku merasakan ada getaran lain di hatiku, saat ku genggam lembut tanganya, aku seperti tak ingin melepasnya, sampai ku sadar kalau ada Anggi disitu dan aku segera melepaskannya.

" Yaelah maaf ay, kita bercanda kok, kok marah sih?" kataku mencoba mencairkan suasana
" Habisnya kalian rese" kata Ayana yang malah tersenyum
" Iya kita minta maaf, kita fikir kamu gak akan marah" kata Anggi

Taklama bell masukpun berbunyi, aku, Ayana dan Anggi segera bergegas masuk kelas, tak banyak hal spesial yang ku lewati dikelas hari ini, kecuali saat ku menikmati seyuman indah si putri tidur Ayana, ya kini aku dan Angga memanggilnya Miss MataSayu atau Si tukang tidur, karena kebiasaanya yang mudah tidur meski di kelas. Waktu terus berlalu, hingga akhirnya Bell pulangpun berbunyi, Aku segera bergegas kerumahku, tapi tak lama aku sampai di rumah tiba tiba Ayana menelphoneku.

" Hallo, ada apa Ayy?" kataku
" Johan, kamu ada waktu gak? aku mau minta anter kerumah temenku bisa nggak? kata Ayana
" Bisa kok bisa, emang temen yang mana Ayy? setauku temenmu disekolah cuma aku sama Anggi" kataku
" Ya ampun temen di luar sekolah keelleessss" kata Ayana
" Ooohh iya deh maaf, yaudah aku jemput kamu ya!" kataku

Tanpa fikir panjang segera ku ganti seragam sekolahku, tanpa berlama lama aku segera menghidupkan motorku dan langsung tancap gas menuju rumah Ayana. Sesampainya disana, ia ternyata sudah siap, dengan gayanya yang santai namun tetap cantik dan feminim. ahhh ia sungguh cantik hari ini fikirku, akupun sempat terdiam menatap sosok gadis manis bermata sayu ini. Hingga ia menepuk pundakku dan menyadarkanku dari semua lamunanku.

" Heh, kok malah bengong?" kata Ayana
" Ehh iya, berangkat yuk!" ajakku pada Ayana
" Oke deh bos" kata Ayana

Aku mulai memacu motorku kearah yang sudah ayana tunjukan sebelumnya. Sepanjang jalan aku sempat curiga, kenapa ia tak berkata apapun, apa jangan jangan ia, ternyata benar dugaanku, ia tertidur. Tapi aku terus melaju, sungguh indah rasanya dunia saat itu, Ayana tertidur dan menyandarkan kepalanya di pundakku. Andai saja aku bisa mengutarakan rasa ini padanya, andai saja ku bisa melupakan Anggi sahabatku sesaat, tapi belum sempat ku temukan jawaban dari semua tanyaku, kami tiba di lokasi yang kami tuju.

" Ayy bangun Ayy udah sampe" kataku
" Lohh kok ceper banget yah sampenya, gak kerasa deh" kata Ayana
" Yaampun gimana mau berasa, kamu itu dari tadi tidur" kataku
" Ehhh... Yaa maaf Jo, hehehehe" kata Ayana

Ayana langsung menuju rumah yang kami datangi, cukup lama juga ia berdiri di depan pintu, ia terus berusaha memastikan penghuni rumahnya ada di rumah. tapi tak lama ia kembali ke tempatku, dengan muka yang sedikit cemberut ia menghampiriku.

" Kamu kenapa? temennya mana?" kataku
" Gak ada dirumah Jo, bete deh! masa jauh jauh langsung pulang lagi?" kata Ayana
" Yeeehhh emang kamu gak janjian sebelumnya Ayy?" kataku
" Enggak, heheehhee" kata Ayana
" Yaampun kamu ini, yaudah gimana kalo sekarang kamu ikut aku?" kataku
" Emang mau kemana?" kata Ayana
" Adadeh, udah cepetan naik" kataku

Ayana segera naik kemotorku, akupun lalu menyalakan motorku dan kulajukan motorku ke tempat Favoritku di kota ini, suatu danau yang indah, masih begitu hijau, dan tak banyak orang tau tentang lokasi ini, hanya Aku dan Anggi saja mungkin yang biasa menghabiskan waktu disini. Waktu saat itu menunjukan pukul 4.30 sore, waktu yang pas untuk memandang matahari tebenam. Akhirnya tak lama kami sampai ketujuan kami, Ayana sangat terpukau dengan pemandangan yang ada disana.

" Wihhh indah banget jooo..." kata Ayana
" Iya ini tempatku sama Anggi ngabisin waktu kalo lagi bete" kataku
" Wahh kok kamu baru ngajak aku sekarang sih?" kata Ayana
" Kemarin kemarin kan kamunya sibuk latihan terus, latihan apa tau aku juga gak ngerti" kataku
" Hehehehe Rahasia dehhh" kata Ayana sambil tersenyum

Aku mengajak Ayana ketempat biasa ku habiskan waktu di danau ini, sebuah pohon rindang di tepian danau, di tempat inilah kami bisa melihat matahari terbenam dengan jelas. Hari ini benar benar hari spesial buatku, tak pernah ku sangka aku akan datang ke danau ini dengan seorang gadis secantik Ayana. Terbesit di fikiranku untuk mengungkapkan perasaan ku pada Ayana, mungkin ini moment yang pas, tapi perkataan Anggi yang bilang jika ia menyukai Ayana membuatku mengurungkan niatku. Saat ku sedang asik bercerita pada Ayana tiba tiba ia menyandakran kepalanya di bahuku, sesaat jantungku terasa berhenti, lidahku terasa beku dan aku tak mampu melanjutkan ceritaku padanya. Tapi tak lama kusadari jika ternyata Ayana malah tertidur, dan akupun memberanikan diri untuk mengelus kepalanya, namun ia tetap terlelap dalam tidurnya. ku biarkan ia bersandar di bahuku, karena takut mengganggunya. Momentnya yang ku tunggupun tiba, saat dimana ku memandang matahari terbenam dengan orang yang kususka dan saat ini ia bersandar di bahuku. Tapi tak lama....

" Jadi gini yang namanya sahabat? kata Anggi yang datang tiba tiba
" Nggi gue bisa jelasin sama loe" kataku
" Ahhh gak usah, gue cukup tau sekarang siapa loe sebenarnya" kata Anggi
" Nggi ini gak seperti yang loe fikirin, gue bisa jelasin" kataku

Mendengar kami ribut ribut akhirnya Ayana terbangun.

" Ada apa jo? ehh Anggi kamu juga disini" kata Ayana
" Ay sekarang aku mau nanya sama kamu, ada hubungan apa antara kamu sama Johan?" kata Anggi
" Kok kamu nanyanya gitu? gak ada apa apa kok!" kata Ayana
" Terus ngapain kalian berdua disini" kata Anggi
" Stop Nggi, loe bisa sopan dikit gak sama cewe?" kataku
" Ahhh diem loe, loe kan tau gue suka sama Ayana, kenapa loe tega giniin gue?" kata Anggi

Ayana hanya terdiam mendengar apa yang di ucapkan Anggi, mungkin ia kaget dan tak percaya jika orang yang selama ini ia anggap sahabat ternyata menyukainya. Melihat expresi Ayana yang hanya terdiam akupun tak bisa menjawab ucapan Anggi. Akhirnya kuputuskan untuk mengungkapkan semuanya, bahwa selama ini aku juga menyukai Ayana.

" Oke, gue maa jujur sama loe Nggi, gue juga suka sama Ayana, oh sory gak cuma suka, tapi gue sayang sama dia, puas loe?" kataku
" Kurang ajaarrrr.... " kata Anggi

Dan Baakkkkk..... sebuah hantaman telak mendarat di pipiku, ya Anggi lepas kendali dan menyerangku dengan membabi buta, aku berusaha menghindari semua serangannya. Kami telibat baku hantam cukup seru hingga akhirnya...

" Sttooooooppppp, kalian bisa berhenti gak?" teriak Ayana
" Aaa Ayyaaannnaaa..." kataku tebata bata
" Kalian tuh apa apaan sih, kayak anak kecil tau gak sih" kata Ayana
" Tapi Ay..." kata Anggi

Tanpa menjawab pertanyaan Anggi, Ayana langsung pergi meninggalkan kami sambil menangis, ia berlari begitu cepat, kini baru aku sadari, betapa bodohnya perbuatanku, begitupun Anggi yang mencoba mengejar Ayana tapi gagal karena Ayana telah terlalu jauh meninggalkan kami. Akupun bangkit dan menyeka darah yang mengalir dari bibirku, tanpa bicara pada Anggi aku langsung meninggalkan danau. Sejak hari itu persahabatanku dan Anggi juga Ayana agak sedikit merenggang, kami ber3 sama sama seolah menjaga jarak, apalagi Ayana yang meski duduk di sebelahku ia memilih untuk bungkam seribu bahasa kepadaku. tapi pada suatu sore sepulang sekolah Ayana memberi tiket konser Theater JKT48 dan surat kepadaku yang berisi

" Maaf, karna aku persahabatan kamu sama Anggi jadi berantakan, aku gak nyangka kalo semua akan begini, tapi satu hal yang harus kamu tau Jo, meskipun kamu dan Anggi atau siapapun suka sama aku, aku menghargain itu kok tapi ada alasan yang buat aku gak bisa terima siapapun sekalipun Anggi atau kamu saat ini. Kalo kamu mau tau alasannya, aku tunggu malam ini di Mall FX Sudirman lt 4 jam 7 pas ya..."

Membaca isi surat ini aku benar benar penasaran, kenapa ia tak bisa menerima cintaku, kenapa harus di Mall, kenapa ada tiket Theater JKT48? akupun tak ambil pusing, segera aku pulang untuk mengganti seragamku, dan bergegas menuju tempat yang ia janjikan. Sesampainya di Mall, aku segera menuju ke Lt. 4, suasana malam itu ramai dengan FansJKT48 dan bebagai Atributnya, mereka makin ramai saat aku sampai di Lt. 4.

" Ada apa ini sebenarnya?, kenapa mesti di tempat seramai ini?" itu masih jadi pertanyaan di benakku

Belum selesai rasa heranku, saat aku sampai di Lt. 4 ternyata ada suatu titik dimana itu adalah lokasi Theater dari JKT48. Rasa heranku makin menjadi jadi, aku memang tau tentang Idol Group yang satu ini tapi hanya sekedar tau dan tak lebih. Belum selesai rasa heranku, tiba tiba ku melihat Anggi juga sedang mengantri untuk masuk ke Theater. Rasa penasaranku makin menjadi jadi, kenapa ada Anggi juga disini? Akhirnya akupun turut mengantri bersama FansJKT48 yang lainnya. Dan akupun masuk theater, selama mengatri aku terus mencari Ayana, kenapa ia malah tak ada? bukankan ia yang mengajakku menonton Theater JKT48, kenapa malah Anggi yang datang. Tak lama Showpun dimulai, satu persatu member mulai keluar, aku makin tak mengerti dengan apa yang Ayana rencanakan. Tapi tak lama ada satu member yang benar benar aku kenali, ya tak salah lagi dia adalah Ayana. Lalu apa hubungannya dengan ia menolakku? aku masih tak mengerti, tapi yang pasti FansJKT48 yang lain juga banyak yang meneriakkan namanya. Selama show berlangsung aku benar benar tak bisa menikmatinya, pertanyaan di benakku soal maksud Ayana mengajakku kesini terus menggangguku. Akhirnya Showpun selesai, saat Hi Touchpun Ayana hanya tersenyum dan memberiku isyarat agar aku menunggunya di salah satu rumah makan, akupun segera menuju kesana, dan ternyata lagi lagi Anggi sudah menunggu dirumah makan itu, karena penasaran akan hubungan Theater, Anggi dan Ayana, aku beranikan diri untuk menemui Anggi.

" Loe ngapain disini?" kataku
" Gue di undang Ayana, ada yang mau dia jelasin" kata Anggi
" Maksud loe, surat sama tiket theater tadi juga loe terima dari dia?" kataku
" Loh, loe juga dapet?" kata Anggi heran
" Iyaa, jadi maksudnya dia tuh apasih?" kataku

Akhirnya tak lama Ayana datang, ia tak lagi menggunakan kostumnya, ia telah mengganti pakaiannya, dengan senyuman yang amat manis ia menghampiri kami.

" Cieee... Damai nih ya?" ledek Ayana
" Udah deh, langsung aja ada apa ini sebenernya?" kata Anggi
" Iya ay, ada apa sih?" kataku
" Oke, soal kemarin, maaf kalo aku baru bisa jelasin sekarang, kalian udah tau kan aku siapa sebenernya, ya aku salah satu member di JKT48" kata Ayana
" Terus?" kataku yang makin penasaran
" Iya, Maaf sebelumnya soal kemarin, aku hargain kok kalo kalian suka sama aku, tapi aku gak bisa nerima kalian berdua, atau siapapun juga saat ini" kata Ayana
" Tapi kenapa Ay?" kata Anggi
" Setiap Member di JKT48 itu ada aturan yang disebut Golden Rules, dan itu mutlak gak boleh di langgar, salah satu aturannya adalah gak boleh pacaran. kalian ngerti kan sekarang?" kata Ayana
" Ooo... terus kenapa kamu gak pernah cerita kalo kamu member di JKT48?" kataku
" Aku gak mau orang menganggap aku seorang Idola, aku lebih suka orang mengenalku sebagai seorang Ayana, orang yang apa adanya, jadi aku bisa punya temen yang tulus juga kayak kalian" kata Ayana

Akhirnya aku dan Anggi kini mengerti, aku dan Anggi pun saling meminta maaf, ternyata selama ini Ayana memang sengaja menyembunyikan identitasnya di sekolah. Jadi itu alasannya kenapa setiap pulang sekolah ia kadang terburu buru pergi untuk latihan, ternyata ia adalah salah satu member JKT48. Melihat prilakunya yang rendah diri membuat aku dan Anggi makin mengaguminya baik sebagai seorang sahabat dan Idola baru kami. Sejak saat itu kini persahabatan kami ber3 makin akrab, tak hanya itu, aku dan Anggi jadi sering datang ke Theater untuk menyaksikan sahabat kami tampil. tapi kami ber2 juga tetap menjaga rahasia siapa Ayana, dan bersikap senormal mungkin agar Fans Ayana tak merasa cemburu atau keberatan. Tak hanya itu, aku dan Anggi kini berusaha lebih baik lagi dalam belajar, itu upaya kami untuk menggapai mimpi kami seperti Ayana. siapa tau jika Ayana sudah grade aku atau Anggi bisa memilikinya, namun kali ini kami bersaing secara sehat, dan siapapun yang akan diterima Ayana nantinya kami berjanji akan menerima dan mendukung hubungannya.

~~SEKIAN~~

Karya : @JPYudha48 ( Owner @BRT_AyanaOshi )